ivaa-online.org

Agung Pekik

Agung Hanafi Purboaji adalah perupa, lahir di Yogyakarta, 14 Februari 1971. Menempuh studi di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Gagasan yang melatarbelakangi timbulnya ide dalam karya-karyanya berawal dari ketika ia melihat, merasakan dan membaca. Misalnya fenomena banyaknya binatang liar yang seharusnya dilindungi, dilestarikan, dan dibanggakan sebagai bagian makhluk yang ada di muka bumi justru menjadi incaran ambisi oleh sebagian orang.Dari pemahaman tentang binatang dan lingkungan tersebut maka iaberusaha untuk mengangkat figur-figur binatang dan tumbuhan ke dalamkarya grafis agar sebagian orang mau peduli terhadap pentingnya ekosistem.
Sejumlah karya Agung pernah dipamerkan misalnya dengan mengikutiPameran Dies Natalis ISI “Pameran Lorong” 1993, Pameran Kelompok “Kursi” diYogyakarta 1994, Pameran FKY VI di Benteng Vredenburg, Pameran BersamaSeniman Australia di USD 1995, Pameran FKY VII di Benteng Vredenburg,Pameran Bersama Kelompok BITING, Pameran Dialog 2 Kota di TIM Jakarta,Pameran Bersama Kelompok GADA di Bentara Budaya Yogyakarta 1997, PameranBersama Kelompok Introspeksi di Sanggar Dria Manunggal Yogyakarta, danlainnya.
Sebagai seniman ia dikenal pula dengan nama Agung Pekik. Putrapasangan Paliyo dan Sudiah ini terlahir bukan dari kalangan seniman. Namunkarena pengaruh kakeknya yang pintar melukis membuat ia tertarik untukmenekuni dunia seni rupa. Awalnya, ia memang sering ikut lomba-lomba lukis anak, kemudian beberapa karyanya mendapatkan juara I. Hal itu semakin membuat dirinya tertarik dengan seni lukis. Pada 1984 ia bahkan juga pernah mengikuti lomba poster untuk mewakili Yogya di tingkat nasional dan internasional.
Karya Agung juga disertakan dalam Indonesian Art Award tahun 2000 dan masuk menjadi seratus besar. Selain intens di dunia lukis, ia juga punya usaha sampingan yaitu menerima pembuatan kaos, profil perusahaan, dan lain sebagainya terutama yang berhubungan dengan cetak mencetak.

(profil ditulis Februari 2020)

Judul Dokumen Tahun Terbit
Foto Pameran "Mari Mencari Gembira"
Foto
2005
Laporan singkat Biennale Jogja VIII 2005
Tulisan Lepas
2008