ivaa-online.org
PELAKU SENI

Uji Hahan Handoko

Uji Handoko Eko Saputro, atau yang lebih dikenal dengan Hahan, lahir pada 25 Februari 1983 di Kebumen, Jawa Tengah. Pada tahun 2009, Hahan menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia. Hahan kemudian mengikuti residensi pada "International Astrist Studio Program" di The National Art Studio, Chang-dong, Seoul, Korea Selatan (2008) dan di Contact Inc, Brisbane, Australia (2012). Pada tahun 2003, karya Hahan mulai dipamerakan dalam beberpa pameran bersama, antara lain pada: "Pekan Komik dan Animasi Nasional" V feat. Daging Tumbuh community at Taman Budaya Yogyakarta, Indonesia; "Eksploring Vacuum 1" feat Daging Tumbuh Community di Cemeti Art House, Yogyakarta; dan "Countrybution" feat. Daging Tumbuh Community, dalam Biennale Yogyakarta. Pada tahun yang sama, Hahan bersama Decky Firmansyah membentuk Group Performance bernama "Semoga Lekas Sembuh". Hahan pertama kali menggelar pameran tunggal pada tahun 2009 dengan judul "SORRY, NO CANVAS TODAY" di Sigi arts, Jakarta. Pameran tunggal Hahan selanjutnya adalah "UD. UJI HANDOKO" di Langgeng Gallery, Jakarta (2011) dan "Blurred The Boundaries The Language of Fertile Ground" di Hurley Space, Bali (2012).

Hahan telah menerima penghargaan pada bidang seni, yaitu "The Best Art Work Of Dies Natalis ISI Yogyakarta XXI-2005" oleh ISI Yogyakarta (2005) dan "Top 30 Finalist The 2008 Sovereign Asian Art Prize" oleh The Sovereign Art Foundation (2008).

Hahan menghasilkan karya berupa lukisan kanvas, drawing, grafis serta musik. Di tahun 2008, karya Hahan berupa lukisan dan grafis berbasis komik dipamerkan dalam pameran bersama "Apocalyspe Now!" di Ark Galerie, Jakarta. Alia Swastika, kurator pameran tersebut, menilai Hahan menyinggung masalah kehidupan sehari-hari dalam karyanya dengan cara yang ringan. Sedangkan menurut Agung Kurniawan, kurator "UD. UJI HANDOKO", menilai Hahan memiliki tujuan untuk menghibur dan mencari hiburan ketika membuat karya seni. Oleh karena itu karyanya kemudian dinilai tidak selalu ambisius menyampaikan pesan sosial dengan cara yang berat.

(profil ini ditulis pada Agustus 2016)

sumber:

https://thisishahan.wordpress.com

Katalog “Apocalypse Now!” (702 Dya A)

Katalog “UD. UJI HANDOKO” (702 Eko I)

The Graphite, Dust and Indian Ink of Haan (702 Sap G)